<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100379">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SELF-EFFICACY TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA KELAS X SMA N 1 SUMPIUH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nur Wakhid Ramadan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UIN SAIZU PRODI TMA</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xiv, 61 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Abstrak : Kemampuan pemahaman matematis merupakan aspek penting dalam pembelajaran matematika karena menjadi dasar bagi pengembangan kemampuan lain seperti penalaran, komunikasi, dan pemecahan masalah. Salah satu faktor internal yang diduga memengaruhi kemampuan ini adalah self-efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-efficacy terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa kelas X di SMA Negeri 1 Sumpiuh. Populasi terdiri dari 395 siswa, dengan sampel sebanyak 208 siswa. Instrumen penelitian meliputi angket self-efficacy dan tes pemahaman matematis. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa angket memiliki 23 butir valid (reliabilitas 0,896), sedangkan tes terdiri dari 4 soal (reliabilitas 0,701). Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Rata-rata skor self-efficacy adalah 70,53 dan pemahaman matematis 17,83, dengan mayoritas siswa berada pada kategori sedang. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. = 0,200) dan uji linearitas menunjukkan hubungan linear (Sig. = 0,052). Hasil regresi linier sederhana menunjukkan self-efficacy berpengaruh negatif signifikan terhadap pemahaman matematis, dengan persamaan regresi Ŷ = 33,952 – 1,924X (Sig. = 0,000) dan R² = 0,379. Temuan ini bertentangan dengan teori Bandura yang menyatakan bahwa self-efficacy tinggi meningkatkan prestasi belajar. Kemungkinan penyebab hubungan negatif ini antara lain kesalahan skoring instrumen, pengukuran self-efficacy yang terlalu umum, overconfidence, dan variabel luar yang tidak dikendalikan. Disarankan dilakukan validasi ulang instrumen, pengukuran self-efficacy spesifik terhadap matematika, serta penelitian lanjutan secara kualitatif.</note>
 <note type="statement of responsibility">Nur Wakhid Ramadan</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator>Skripsi tarbiyah-TMA</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SK5100379.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto</sublocation>
    <shelfLocator>Skripsi tarbiyah-TMA</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>100379</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 10:35:51</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-07 10:36:14</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>