<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100558">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN HUKUM POSITIF DAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK KEBEBASAN TRANSAKSI PEMBAYARAN (STUDI KASUS PADA KAFE DI PURWOKERTO)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>innayaah nyda hermawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS SYARIAH UIN SAIZU PRODI HES</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xix, 86 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pemilihan metode pembayaran oleh konsumen merupakan salah satu bentuk perlindungan yang dijamin oleh Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Hal ini juga diatur dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Namun praktiknya pada beberapa kafe di Purwokerto konsumen tidak bisa memilih model pembayaran transaksi karena sudah ditentuakn oleh beberapa kafe bahwa hanya bisa melakukan trnsaksi dengan metode non tunai serta tidak bisa memilih karena disarankan untuk membayar menggunakan non tunai sehingga beberapa konsumen beranggapan bahwa transaksi hanya bisa dilakukan dengan non tunai. Oleh karena iyu tujuan penelitian 1). Bagaimana penerapan transaksi pembayaran pada kafe di Purwokerto, 2). Bagaimana penerapan kebebasan transaksi pembayaran pada kafe di Purwokerto berdasarkan hukum positif dan hukum ekonomi syariah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan penelitian lapangan (field research). Peneliti dalam mengumpulkan data dengan cara melakukan observasi langsung, wawancara dengan para konsumen dan pelayan kafe. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh dari berbagai media seperti internet, buku- buku, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi, serta untuk menganalisis data penelitian ini menggunakan metode analisis-deskriptif. Hasil penelitin ini menunjukan bahwa dari enam kafe yang diteliti terdapat dua kafe yang sesuai dengan hukum positif berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan sesuai dengan hukum ekonomi syariah berdasarkan KHES Bab II Pasal 21 dan Pasal 31. Sedangkan terdapat empat kafe yang tidak sesuai dengan KHES Pasal 21. Kata kunci : Kebebasan bertransaksi, hukum positif, hukum ekonomi syariah</note>
 <note type="statement of responsibility">innayaah nyda hermawan</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator>skripsi syariah-HES</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SK5100558.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>skripsi syariah-HES</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>100558</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 09:05:44</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-10 09:07:31</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>