<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="100942">
 <titleInfo>
  <title>PERSONAL BRANDING USTADZAH HALIMAH ALAYDRUS DALAM BERDAKWAH DI MEDIA SOSIAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ronaa Fairuz Hanafi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS DAKWAH UIN SAIZU PURWOKERTO</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xvi, 75 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Konsep personal branding semakin menonjol, yakni proses di mana individu membentuk dan menampilkan identitas dirinya kepada publik untuk keperluan promosi. Fenomena ini melahirkan berbagai tokoh publik, termasuk para pendakwah, yang memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan pesan sekaligus membangun reputasi mereka. Ustadzah Halimah Alaydrus, sebagai salah satu pendakwah perempuan aktif menggunakan platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube untuk berdakwah sekaligus membangun personal branding-nya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi personal branding yang diterapkan oleh Ustadzah Halimah Alaydrus dalam aktivitas dakwahnya melalui media sosial Instagram, TikTok, dan YouTube. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis library research. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan menggunakan teori The Eight Laws of Personal Branding Peter Montoya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Ustadzah Halimah Alaydrus secara optimal mengaplikasikan delapan prinsip personal branding menurut Peter Montoya, yaitu Spesialisasi, Kepemimpinan, Kepribadian, Perbedaan, Visibilitas, Kesatuan, Keteguhan, dan Maksud Baik. Gaya dakwahnya yang lembut, menenangkan, serta berfokus pada akhlak dan cinta kepada Rasulullah SAW, meskipun tanpa menampilkan wajah, berhasil membentuk citra diri yang kuat dan khas. Konsistensi dalam mengunggah konten dakwah di tiga platform media sosial, didukung oleh kepribadian yang tulus dan rendah hati, meningkatkan visibilitas sekaligus membangun kepercayaan audiens. Keberhasilan personal branding beliau menandakan strategi yang diterapkan efisien dalam menciptakan kesadaran dan pengaruh di masyarakat. Prinsip The Law of Personality (Kepribadian) menjadi aspek paling menonjol dalam pembentukan personal branding Ustadzah Halimah Alaydrus.</note>
 <note type="statement of responsibility">Ronaa Fairuz Hanafi</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator>skripsi Dakwah-KPI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SK5100942.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>skripsi Dakwah-KPI</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>100942</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 09:37:05</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-22 09:39:11</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>