<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101317">
 <titleInfo>
  <title>MAKNA BERKAH DALAM AL-QUR'AN (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Nur Izzir Rohman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS USHULUDDIN, ADAB DAN HUMANIORA UIN SAIZU</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xxiii, 99 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berangkat dari kesenjangan antara pemaknaan berkah dalam al-Qur’an dan pemahaman masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini merumuskan dua pertanyaan utama: 1) Bagaimana makna denotasi dan konotasi berkah dalam al-Qur’an? 2) Bagaimana makna mitologi berkah dalam al-Qur’an? Penelitian ini menggunakan teori semiotika Roland Barthes karena pendekatannya dianggap relevan untuk mengungkap makna tersirat dalam ayat-ayat al-Qur’an. Fokus penelitian ini adalah sembilan ayat yang mewakili setiap derivasi kata berkah, yaitu QS. Al-A’rāf [7]: 96, QS. Hūd [11]: 73, QS. Maryam [19]: 31, QS. An-Nur [24]: 61, QS. An-Naml [27]: 8, QS. Saba [34]: 18, QS. Ṣād [38]: 29, QS. Fussilat [41]: 10, dan QS. Al-Mu’minun [23]: 14. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi dengan menelaah berbagai sumber tertulis, baik primer maupun sekunder. Sumber utama adalah ayat-ayat al-Qur’an yang mengandung kata berkah, sementara sumber sekunder meliputi kitab tafsir, buku, jurnal ilmiah, dan literatur lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan semiotika Barthes untuk mengidentifikasi makna denotasi, konotasi, dan mitologi makna berkah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara denotasi, makna berkah dalam al-Qur’an merujuk pada yaitu kenikmatan, kebaikan, kebahagiaan, dan tambahan manfaat yang diberikan oleh Allah SWT. secara melimpah dan berkelanjutan. Secara konotatsi, makna berkah bukan hanya soal kekayaan materi, tetapi lebih luas mencakup ketenangan batin dan kedamaian jiwa, solidaritas sosial, dan kepatuhan kepada nilai-nilai Ilahi. Sementara itu, dalam ranah mitologi, berkah sering kali dipandang sebagai tanda restu Ilahi dan keajaiban yang mengubah kehidupan manusia.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Ahmad Nur Izzir Rohman</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator>Skripsi IAT</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SK5101317.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>Skripsi IAT</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>101317</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-31 14:16:27</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-31 14:17:23</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>