<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101362">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN METODE TARTIL DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR'AN SANTRI PONDOK PESANTREN ATH-THOHIRIYYAH BANYUMAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Syafiul Anam</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UIN SAIZU  PRODI  PAI</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xxii, 107 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Skripsi ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode Tartīl dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Ath Thohiriyyah Purwokerto. Pembelajaran membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar merupakan aspek fundamental dalam pendidikan pesantren, khususnya dalam membentuk kompetensi keagamaan yang sesuai dengan kaidah tajwid, makhārijul ḥurūf, dan irama tartil sebagaimana dianjurkan dalam QS. Al-Muzzammil ayat 4. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Tartīl telah diterapkan secara berkesinambungan sejak awal 2000-an atas inisiatif pengasuh pondok. Kegiatan dilaksanakan setiap hari Minggu pagi setelah salat Subuh, diawali dengan doa dan tawassul bersama, dilanjutkan dengan pembacaan ayat secara individual, koreksi langsung oleh ustadz, serta pengulangan bacaan secara kolektif. Penerapan metode ini berperan tidak hanya sebagai sarana latihan membaca, tetapi juga sebagai instrumen evaluatif dan pembinaan karakter melalui kedisiplinan, ketekunan, dan sikap saling menghargai antar-santri. Adapun faktor pendukung meliputi kepemimpinan karismatik pengasuh pondok, kompetensi pedagogik ustadz, kondisi religius pesantren, dan kesadaran internal santri. Sedangkan hambatan utama berasal dari keterbatasan kesiapan fisik santri di pagi hari serta variasi kemampuan baca antar individu. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan metode melalui pemanfaatan teknologi pembelajaran dan pembinaan individual.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Ahmad Syafiul Anam</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator>Skripsi tarbiyah-PAI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SK5101362.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>Skripsi tarbiyah-PAI</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>101362</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-01 13:57:38</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-01 14:00:16</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>