<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101388">
 <titleInfo>
  <title>KONSTRUKSI MEDIA METRO TV DALAM PEMBERITAAN 100 HARI PEMERINTAHAN PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO (Analisis Framing Model Robert N. Enmant)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ahmad Nur Aji Wibowo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>Pascasarjana UIN SAIZU Program Studi KPI</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Tesis</form>
  <extent>xvi, 110 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang penelitian dilakukan karena peneliti ingin mengetahui konstruksi pemberitaan Metro TV terhadap 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Metro TV milik Surya Paloh aktivis Nasdem dipilih karena diduga mendukung pemerintahan Prabowo Subianto. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui framing pemberitaan Metro TV terhadap 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Bagaimana isi dari konstruksi yang dilakukan Metro TV dalam isu yang sedang berkembang tersebut. Peneliti menganalisis bingkai yang dibuat Metro TV dalam membuat berita menggunakan analisis framing model Robert, N. Enmant. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian kualitatif deskriptif. Analisis akan dilakukan dengan membahas isi dan frame pemberitaan dengan teknik dokumentasi naskah berita yang dikupas dengan mendefiniskan masalah dan pandangan masalah, mencari sumber dan penyebab masalah, mencari moral atau kehendak media masa, dan solusi dari permasalahan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemberitaan 100 hari pemerintahan Prabowo Subianto, Metro TV melakukan konstruksi pemberitaan dengan menghadirkan narasumber berimbang. Metro TV menjalankan perannya sebagai pengawas pemerintah dan melakukan kritik terhadap kekurangan dan kelemahan kebijakan atau program Presiden Prabowo Subianto selama 100 hari bekerja. Kritik ini berpengaruh, salah satunya yakni pada program sekolah rakyat gratis. Hal ini menujukan bahwa Metro TV tidak memihak manapun, melainkan masih menjadi media netral sesuai dengan tugas dan fungsinya. Kata Kunci: Konstruksi, Metro TV, Framing&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Ahmad Nur Aji Wibowo</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator>Pascasarjana/KPI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SK5101388.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>Pascasarjana/KPI</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>101388</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-04 09:04:00</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-04 09:49:05</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>