<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="101785">
 <titleInfo>
  <title>PARTSIPASI MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN MANDIRI ENERGI DI DESA GUNUNG LURAH KECAMATAN CILONGOK KABUATEN BANYUMAS</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hendy Miftah Fauzi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS DAKWAH UIN SAIZU PURWOKERTO</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xiii, 89 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji partisipasi masyarakat dalam mewujudkan energi mandiri di Dusun Rinjing melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Sebagai dusun terpencil di Desa Gunung Lurah dengan keterbatasan infrastruktur dan sulitnya akses listrik PLN, masyarakat memanfaatkan aliran sungai sebagai solusi energi terbarukan yang berkelanjutan. Langkah ini merupakan respons terhadap minimnya dukungan pemerintah dalam penyediaan infrastruktur energi dan kebutuhan warga akan akses listrik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen untuk memahami fenomena sosial secara alami. Teori kritik Jürgen Habermas tentang ruang publik digunakan sebagai kerangka analisis, menyoroti pentingnya komunikasi bebas dominasi dan inklusif. Proses komunikasi di ruang publik, seperti musyawarah desa, menjadi medium untuk mengidentifikasi masalah, mengeksplorasi potensi lokal, dan menyusun rencana kolektif yang berujung pada pembangunan PLTMH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dimulai dari diskusi informal hingga forum resmi yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kreativitas mereka tampak dalam perencanaan teknis, pelaksanaan proyek melalui gotong royong, dan pembentukan struktur pengelolaan berbasis musyawarah. Kolaborasi dengan pihak eksternal, seperti Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta sektor swasta, memperkuat implementasi proyek ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan PLTMH di Dusun Rinjing dihasilkan melalui komunikasi yang efektif, pemanfaatan potensi lokal, dan partisipasi aktif masyarakat, dengan ruang publik sebagai kunci pembangunan berbasis komunitas. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Energi Mandiri, Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro, Ruang Publik, Kreativitas Kolektif.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility">Hendy Miftah Fauzi</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator>skripsi Dakwah-PMI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SK5101785.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>skripsi Dakwah-PMI</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>101785</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-14 14:49:17</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-14 14:50:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>