Detail Cantuman
Advanced Search
Skripsi
PERSEPSI MINAT MENIKAH DI KALANGAN GEN Z AKIBAT PENGARUH KONTEN FAMILY HARASSMENT PERSPEKTIF MAQASHID SYARI’AH (Studi Kasus Mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto Tahun 2025).
Persepsi minat menikah di kalangan Gen Z merupakan suatu fenomena yang kompleks dan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk paparan konten family harassment yang berpotensi membentuk pandangan mereka tentang pernikahan dan keluarga. Dalam perspektif Maqāṣhid Syarī’ah, pernikahan bertujuan membentuk keluarga harmonis dan Sejahtera berdasarkan prinsip Islam. Konten family harassment berpotensi berdampak negatif pada persepsi minat menikah Gen Z. Gen Z yang tumbuh dalam era digital rentan terhadap pengaruh konten di sosial media. Oleh karena itu, pentingnya memahami persepsi Gen Z pada pernikahan, untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pernikahan dalam Islam, dan pernikahan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang diperoleh dari lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris yang bertujuan untuk memahami persepsi minat menikah di kalangan Gen Z akibat pengaruh konten family harassment. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket (kuesioner), dan dokumentasi. Sumber data primer yang digunakan yaitu wawancara mendalam dengan mahasiswa fakultas Syariah UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Hasil penelitian didapatkan data 76,6% responden menyatakan bahwa terpengaruh oleh konten family harassment dengan mempertimbangkan lebih matang dan hati-hati sebelum memutuskan untuk menikah. Kemudian didapatkan data 23,3% responden menyatakan tidak terpengaruh oleh konten family harassment dengan argumentasi memiliki pandangan positif tentang pernikahan. Persepsi minat menikah di kalangan Gen Z akibat konten family harassment pada perspektif maqāṣhid syarī’ah memiliki peran penting terutama dalam menjaga Agama (Hifz al-Din), dan menjaga Keturunan (Hifz alNasl), karena pernikahan yang baik memerlukan persiapan yang matang untuk memastikan Kesehatan mental pasangan terjaga. Selain itu, pernikahan yang ideal juga diharapkan dapat menghasilkan keturunan yang sehat dan berkualitas. Penurunan minat menikah pada Gen Z akibat konten family harassment dapat dipahami sebagai kebutuhan untuk mempersiapkan diri secara lebih baik dalam mengelola pernikahan yang seimbang dan harmonis.
Ketersediaan
| 25SK5102335.1 | hhki | Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tidak dipinjamkan |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
hhki
|
| Penerbit | fakultas syariah uin saizu prodi HKI : Purwokerto., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
xix, 102 hal.; 30 cm. + lampiran
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
hhki
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
Cet.1
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
DESMITARIA SAFITRI
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






