<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102354">
 <titleInfo>
  <title>Makna Sosial Religius Tradisi Perlon Senin Pahing:</title>
  <subTitle>Studi Etnografi Pada Komunitas Bonokeling Banyumas.</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NIDA AULIA MUMTAZ</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>fakultas ushuludin adab uin saizu prodi SPI</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xxiii, 101 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Islam Kejawen merupakan sistem kepercayaan dan praktek budaya yang menggabungkan ajaran Islam dengan nilai-nilai, filosofi, dan tradisi Jawa yang telah mengakar dalam masyarakat. Seperti yang ada di dalam komunitas Bonokeling yaitu melakukan tradisi Perlon Senin Pahing sebagaimana merawat dan menjaga identitas kulturalnya yang memiliki nilai spiritual dan sosial kemasyarakatan terintegrasi dalam suatu praktik ritual yang bermakna mendalam. Penelitian ini mengkaji tentang makna sosial religius dan prosesi tradisi Perlon Senin Pahing yang ada pada komunitas Bonokeling. Penelitian ini menggunakan metode Etnografi, metode Etnografi ini digunakan untuk menggali pemahaman mendalam tentang praktik, makna, dan fungsi sosial religius tradisi ini melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis simbolik. Teori yang digunakan untuk penelitian ini adalah teori ritual dari Koentjaraningrat dan teori kebudayaan dari Clifford Geertz. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan prosesi tradisi Perlon Senin Pahing itu dimulai dari pra acara yaitu dilaksanakannya pembersihan makam, dilanjutkan dengan caos bekti dengan nyai di Bedogol dan pengumpulan kupat, peracikan kupat di Balai Malang, Mujudaken, Doa slamet, Wangsul. Tradisi Perlon Senin Pahing dapat dipahami bahwa tradisi ini memiliki makna yang penting bagi masyarakat baik secara religi maupun sosial. Segi religius mulai dari doa keselamatan, pengingat kepada Tuhan Yang Maha Esa, makna kelimpahan rezeki, makna dipanjangkan umur, makna dikabulkan semua hajatnya, makna bersyukur, dan makna kemakmuran. Tradisi ini juga memiliki makna sosial yang juga tidak kalah penting seperti makna kesejahteraan, makna perjalanan hidup, makna kebermanfaatan, makna peneguhan solidaritas, dan makna peneguhan identitas. Kata kunci: Islam Kejawen, Perlon Senin Pahing, Komunitas Bonokeling, Tradisi, Makna Sosial Religius</note>
 <note type="statement of responsibility">NIDA AULIA MUMTAZ</note>
 <classification>skripsi SPI</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator>skripsi SPI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SK5102354.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>skripsi SPI</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>102354</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 09:31:33</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-24 09:32:28</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>