<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="102397">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN LITERASI SEBAGAI STRATEGI COPING PROBLEM FOCUSED PADA ANGGOTA KOMUNITAS MATJA BHACA DI MAJALANGU WATUKUMPUL, PEMALANG.</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Bahrul Amiq</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS DAKWAH UIN SAIZU PRODI BKI</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xvi, 92 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Fenomena rendahnya budaya literasi di Indonesia masih menjadi tantangan, khususnya di wilayah pedesaan dengan keterbatasan akses bacaan dan ruang edukatif. Komunitas literasi seperti Matja Bhaca di Desa Majalangu, Pemalang, hadir sebagai inisiatif sosial yang memanfaatkan kegiatan membaca, menulis, dan berdiskusi tidak hanya sebagai sarana pengembangan intelektual, tetapi juga sebagai strategi coping, yaitu upaya kognitif dan perilaku untuk menghadapi tekanan hidup sebagaimana dijelaskan oleh Lazarus &amp; Folkman. Melalui literasi, anggota komunitas belajar mengelola emosi, menemukan solusi atas permasalahan, serta memperkuat daya tahan psikologis. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana pengembangan literasi berfungsi sebagai strategi coping berfokus pada masalah (problem-focused coping) dan bagaimana penerapannya memperkuat budaya literasi serta pemberdayaan sosial anggota komunitas. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan delapan partisipan aktif yang diwawancarai dan diamati melalui observasi, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi di Komunitas Matja Bhaca memanfaatkan aktivitas literasi sebagai strategi coping yang berfokus pada pemecahan masalah sosial di lingkungannya. Melalui kegiatan membaca, menulis, berdiskusi, dan berkomunitas, para subjek seperti NS, SSA, AN, TA, ESH, FAP, dan NM mampu mengidentifikasi berbagai persoalan, mulai dari rendahnya minat baca, kurangnya literasi digital, hingga lemahnya budaya diskusi dan literasi finansial di Desa Majalangu. Literasi menjadi sarana refleksi diri, penguatan emosi, serta media untuk menemukan solusi bersama melalui kolaborasi komunitas.</note>
 <note type="statement of responsibility">Muhammad Bahrul Amiq</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25TD5102397.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>102397</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 14:28:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 14:29:29</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>