Detail Cantuman
Advanced Search
Skripsi
PERAN DAI SANTRI DAN CREATOR MEDIA DIGITAL YOUTUBE DI PONDOK PESANTREN AL FUSHA INTERNATIONAL BOARDING SCHOOL KEDUNGWUNI PEKALONGAN
Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap dakwah Islam, termasuk di lingkungan pesantren. Pondok Pesantren Al-Fusha International Boarding School Kedungwuni, Pekalongan merespons dinamika ini dengan mengembangkan dakwah digital melalui kanal YouTube Al-Fusha TV Studio, yang dikelola langsung oleh santri. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran santri sebagai dai digital dan kreator media digital dalam program "The Miracle of Prophet" yang ditayangkan selama bulan Ramadan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori dramaturgi Erving Goffman sebagai kerangka analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan (satu penanggung jawab multimedia, dua santri kreator, dan empat santri dai), observasi kegiatan produksi konten, serta dokumentasi program dakwah digital. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri memainkan peran ganda dalam dakwah digital. Pada front stage, santri berperan sebagai dai yang menyampaikan pesan dakwah dengan metode storytelling kisah para nabi secara komunikatif dan menarik, serta sebagai kreator digital yang mengelola aspek teknis produksi mulai dari pengambilan gambar hingga editing dan distribusi. Pada back stage, seluruh santri tetap menjalankan rutinitas pesantren seperti mengaji, belajar kitab, dan beribadah yang menjadi fondasi spiritualitas mereka. Program "The Miracle of Prophet" berlangsung selama 29 hari Ramadan dengan melibatkan 29 santri dai dan tim multimedia yang bekerja secara kolaboratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara front stage dan back stage memungkinkan santri mengembangkan dakwah digital yang adaptif terhadap teknologi modern namun tetap berakar pada nilai-nilai pesantren. Santri Al-Fusha berhasil menjadi generasi dai digital yang religius, kreatif, dan mampu menjangkau audiens global tanpa kehilangan identitas kesantrian mereka. Model dakwah digital ini dapat menjadi rujukan bagi pesantren lain dalam mengintegrasikan tradisi dengan inovasi teknologi. Kata kunci: Dai santri, kreator media digital, YouTube, pesantren, dakwah digital
Ketersediaan
| 25SK5102445.1 | Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt.3 Skripsi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tidak dipinjamkan |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
-
|
| Penerbit | FAKULTAS DAKWAH DAN SAINTEK UIN SAIZU PRODI KPI : Purwokerto., 2025 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
NONE
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
CET.1
|
| Subyek |
-
|
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Zidni Amalia
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






