<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103049">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN IPAS DI SDN PASIR WETAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Resti Wulandari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN UIN SAIZU PRODI PGMI</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xviii, 90 hlm.; 29cm+lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) pada mata pelajaran IPAS di kelas 4A SDN Pasir Wetan serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berjalan dengan baik melalui langkah-langkah berikut: (1) orientasi masalah, di mana guru berhasil mengajukan permasalahan autentik yang relevan dengan kehidupan siswa; (2) pengorganisasian siswa untuk belajar, dengan kelompok dan individu untuk diskusi; (3) penyelidikan individu dan kelompok, di mana guru memberikan waktu siswa untuk mengerjakan pemecahan masalah; (4) pengembangan dan pemameran karya, di mana siswa mempresentasikan solusi melalui diskusi kelas; (5) evaluasi, yang dilakukan dengan siswa merefleksi proses pemecahan masalah. Adapun faktor pendukung penerapan PBL meliputi pengelolaan kelas yang baik oleh guru, media pembelajaran yang sesuai dan partisipasi aktif siswa. Faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu, kesulitan dalam pengelolaan diskusi, dan keterbatasan sumber belajar. Meskipun ada hambatan, penerapan PBL berlangsung sesuai dengan tahapan-tahapan, dan membuat siswa terlibat aktif dalam pembelajaran.</note>
 <note type="statement of responsibility">Resti Wulandari</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator>Skripsi PGMI</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SK5103049.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (LT. 3 Rg. Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>Skripsi PGMI</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>103049</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-16 10:38:40</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-16 10:39:18</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>