<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103288">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK WORK-FAMILY CONFLICT DAN STRES KERJA PADA KINERJA KARYAWAN WANITA BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH BINA AMANAH SATRIA PURWOKERTO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Anggasta</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM UIN SAIZU PRODI PS</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xviii, 68hlm.;29cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan gambaran mengenai dampak work-family conflict dan stres kerja terhadap kinerja karyawan wanita di BPRS Bina Amanah Satria Purwokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui wawancara dengan empat informan yang merupakan karyawan wanita yang sudah menikah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan mengalami kesulitan menyeimbangkan tuntutan kerja dan keluarga. Namun, sebagian besar informan mengungkapkan bahwa konflik tersebut tidak berdampak signifikan terhadap kinerja mereka. Hal ini disebabkan kemampuan mereka memisahkan peran di tempat kerja dan rumah, menjaga profesionalitas, dukungan dari keluarga dan perusahaan. Kendati demikian, situasi tertentu, seperti anak sakit, dapat memengaruhi fokus kerja secara sementara. Stres kerja juga ditemukan sebagai tantangan, terutama dalam menghadapi tenggat waktu, target pekerjaan, atau faktor eksternal seperti cuaca. Meskipun stres kerja terjadi, informan menyatakan bahwa dampaknya terhadap kinerja tidak signifikan karena mereka mampu mengelola stres melalui istirahat, liburan, atau interaksi dengan keluarga. Profesionalitas dan pengalaman kerja menjadi kunci dalam menjaga produktivitas di bawah tekanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun work-family conflict dan stres kerja dapat memengaruhi kinerja karyawan wanita, dampaknya cenderung tidak signifikan. Karyawan mampu mengelola konflik dan stres melalui pendekatan yang efektif dan menunjukkan bahwa faktor-faktor ini tidak selalu merugikan, tergantung pada cara individu mengelolanya. Penelitian ini menyoroti pentingnya dukungan keluarga, perusahaan, dan kemampuan individu dalam mengelola tekanan kerja untuk mempertahankan produktivitas.</note>
 <note type="statement of responsibility">Muhammad Anggasta</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator>Skripsi Perbankan Syariah</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SK5103288.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (LT. 3 Rg. Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>Skripsi Perbankan Syariah</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>103288</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 10:37:04</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 10:41:27</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>