<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="103583">
 <titleInfo>
  <title>TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENERAPAN TIKET GANDA DI OBJEK WISATA GUCI KABUPATEN TEGAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhamad Aufal Marom</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS  SYARIAH UIN SAIZU PRODI HES</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xxii, 87 hlm.; 29cm,+lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu sektor pariwisata unggulan yang ada di Kabupaten Tegal adalah Objek Wisata Guci. Objek wisata guci merupakan sektor pariwisata yang menyuguhkan banyak destinasi bagi wisatawan. Dari banyaknya destinasi, Pancuran 13 merupakan salah satu destinasi yang mempunyai indeks jumlah wisatawan tertinggi dibandingkan dengan destinasi lainnya.. Dalam persoalan ini, praktik yang diterapkan mengandung unsur garar, dimana unsur ini terkandung dalam tiketing yang diterapkan kepada wisatawan dikarenakan tidak menyebutkan perolehan secara keseluruhan dari tiket yang diperoleh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis tinjauan hukum Islam terhadap praktik penerapan tiket ganda yang ada di objek wisata Guci Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif normative dan dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data primer diambil dari wawancara dengan pihak pengelola objek wisata, wisatawan, dan warga lokal di kawasan Guci. Sumber data sekunder diperoleh dari buku-buku, artikel, jurnal yang berkaitan dengan juduol penelitian. Kemudian diolah dan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif dengan pola piker deduktif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketentuan dalam praktik penerapan tiket ganda yang ada di objek wisata Guci telah sesuai dengan ketentuan dalam akad jual beli yang dijelaskan dalam hukum Islam. Berdasarkan hasil penelitian, praktik yang dilakukan merupakan praktik jual beli yang diperbolehkan, sebab garar yang terkandung merupakan jenis garar yang dapat dihilangkan seketika dengan penyampaian objek akad yang dijelaskan</note>
 <note type="statement of responsibility">Muhamad Aufal Marom</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator>Skripsi HES</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">25SK5103583.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Rg. Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>Skripsi HES</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>103583</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-23 14:22:01</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-23 14:22:42</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>