No image available for this title

Skripsi

PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAKAN PERUSAKAN TERUMBU KARANG DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU KOMPRESOR PERSPEKTIF FIQH AL-BĪ’AH (Studi Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Prk/2025/PN Pmn)



Indonesia memiliki kekayaan terumbu karang yang penting bagi ekosistem laut, namun praktik penangkapan ikan dengan alat bantu kompresor masih menyebabkan kerusakan lingkungan. Dalam Putusan Nomor 1/Pid.SusPrk/2025/PN Pmn, penggunaan kompresor terbukti merusak terumbu karang, tetapi hakim hanya menjatuhkan pidana denda tanpa memerintahkan pemulihan lingkungan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009. Kondisi ini menunjukkan belum optimalnya penegakan hukum yang berorientasi pada keadilan ekologis, sebab dalam perspektif Fiqh al-Bīah manusia sebagai khalifah di bumi berkewajiban menjaga kelestarian lingkungan dan dilarang melakukan kerusakan (fasad). Pendekatan penelitian yaitu hukum hukum normatif dengan pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Sumber data Sekunder yang digunakan yaitu bahan hukum primer berupa Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan(UUPPLH), Undang Undang Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perikanan dan Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Prk/2025/PN Pmn, bahan hukum sekunder yaitu jurnal akademis, artikel dan bahan hukum tersier seperti kamus hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa legal reasoning hakim lebih menitikberatkan pada pembuktian unsur tindak pidana Pasal 100B Undang Undang Perikanan Nomor 45 Tahun 2009, tanpa mempertimbangkan kewajiban pemulihan atau polluter pays principle yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Menurut perspektif Fiqh al-Bīah, perusakan terumbu karang jelas merupakan perbuatan yang merusak ciptaan Allah dan mengganggu keseimbangan alam. Oleh karena itu, penegakan hukum idealnya tidak hanya memberikan sanksi pidana, tetapi juga memastikan pemulihan ekosistem sebagai bentuk tanggung jawab ekologis, moral, dan keagamaan. Kata kunci: Penegakan Hukum, perusakan terumbu karang, Fiqh al-Bīah, Pemulihan Lingkungan


Ketersediaan

26TD5104113.1Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Tidak dipinjamkan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit FAKULTAS SYARIAH UIN SAIZU-PRODI HTN : Purwokerto.,
Deskripsi Fisik
xxiii, 101 hal.; 30 cm. + lampiran
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this