<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104183">
 <titleInfo>
  <title>KISAH NABI IBRAHIM DAN NABI ISMAIL DALAM QS. AṢ-SĀFFĀT AYAT 99-107 (Perspektif Tafsir Maqāṣidī)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DINDA NUR AKHYARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS USHULUDDIN ADAB DAN HUMANIORA-PRODI IAT</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xxiii, 68 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam QS. Aṣ-Sāffāt ayat 99–107 merupakan salah satu kisah Al-Qur’an yang sarat dengan nilai keteladanan. Namun, kajian terhadap kisah ini sering kali berhenti pada aspek historis dan ritual, sehingga tujuan dan nilai universalnya belum tergali secara optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dan maqāṣid yang terkandung dalam kisah tersebut melalui pendekatan tafsir maqāṣidī sebagaimana dikemukakan oleh Prof. Abdul Mustaqim. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Analisis data dilakukan melalui metode tafsir tahlili dengan mengkaji QS. Aṣ-Sāffāt ayat 99-107 secara sistematis dan mendalam. Data primer berasal dari Al-Qur’an dan kitab-kitab tafsir, sedangkan data sekunder bersumber dari buku, jurnal ilmiah, dan berbagai literatur pendukung yang relevan dengan pembahasan tafsir maqāṣidī. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengandung maqāṣid utama, yaitu penjagaan agama (Ḥifẓ al-Dīn), penjagaan jiwa (Ḥifẓ al-Nafs), dan penjagaan keturunan (Ḥifẓ al-Nasl). Selain itu, kisah ini juga menegaskan nilai-nilai kemanusiaan berupa ketaatan kepada Allah, kesabaran dalam menghadapi ujian, dan keikhlasan dalam berkorban. Pendekatan tafsir maqāṣidī memberikan pemahaman yang lebih kontekstual terhadap kisah ini sehingga relevan untuk pembentukan karakter, pendidikan keluarga Islami, dan kehidupan sosial masyarakat modern. Kata Kunci: Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail; QS. Aṣ-Sāffāt 99-107; Tafsir maqāṣidī</note>
 <note type="statement of responsibility">DINDA NUR AKHYARI</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">26SK5104183.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>104183</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 09:29:57</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 09:30:38</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>