<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104242">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI EMOSIONAL MASYARAKAT TERHADAP LAGU 33X KARYA BAND PERUNGGU DI MEDIA SOSIAL:</title>
  <subTitle>STUDI ETNOGRAFI VIRTUAL</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Dery Dinata</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS DAKWAH UIN SAIZU PRODI KPI</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xviii, 111 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini berawal dari fenomena viralnya lagu 33x karya band Perunggu yang cukup mendapatkan perhatian luas di berbagai platform media sosial. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana persepsi emosional masyarakat terhadap lagu 33x karya band Perunggu di media sosial seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan X (Twitter) berdasarkan teori Circumplex Model of Affect dan Emotion and Communication. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu bagaimana persepsi, bentuk dan makna emosi yang terbentuk dari interaksi dan tanggapan pendengar terhadap lagu tersebut di ruang digital. Digunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi virtual yang diharapkan nantinya akan mendapatkan pemahaman terkait interaksi emosional pendengar yang terjadi lewat musik dan ruang digital sebagai tempat emosi tersebut dibagikan. Kemudian melakukan observasi pada komentar di Instagram, TikTok, YouTube, dan X (Twitter) serta melakukan wawancara daring dengan narasumber. Hasil menunjukkan lagu 33x memunculkan beragam persepsi pendengar dan menimbulkan beragam emosi seperti senang, sedih, takut, tenang, damai, kesal, stress dan bersemangat. Berdasarkan teori Circumplex Model of Affect, dari emosi tersebut dapat membentuk perpaduan antara valensi positif dan negatif dengan tingkat arousal yang beragam serta menghadirkan kedalaman emosional dan spiritual dari lagu tersebut. Lagu 33x dalam penelitian ini dipersepsikan tidak hanya sebagai sebuah karya musik, akan tetapi sebagai sarana refleksi diri dan penyembuhan batin di dunia digital dengan mempertemukan beragam pengalaman emosional kolektif pendengar.</note>
 <note type="statement of responsibility">Muhammad Dery Dinata</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">26SK5104242.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>104242</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 14:18:58</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-21 14:19:35</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>