<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104318">
 <titleInfo>
  <title>SELF COMPASSION SEBAGAI UPAYA DALAM MENGATASI BODY IMAGE DISSATISFACTION PADA PENARI REMAJA PEREMPUAN DI GRUP KESENIAN WAROK TURONGGO MUDO BANJARNEGARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Ananda D.K</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS DAKWAH UIN SAIZU PRODI BKI</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xiv, 110 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK Perubahan fisik merupakan bagian alami dari perkembangan manusia, namun dalam dunia seni tari penampilan fisik menjadi bagian dari penilaian estetika. Penari tidak hanya dituntut menguasai teknik, tetapi juga memenuhi standar fisik tertentu yang dianggap menunjang keindahan tari. Standar ini kerap memicu perhatian berlebih terhadap tubuh, terutama pada penari remaja perempuan yang masih rentan terhadap penilaian sosial, sehingga berpotensi menimbulkan body image dissatisfaction. Untuk mengatasinya, dibutuhkan self-compassion, yakni kemampuan menerima diri dengan welas asih, memahami kekurangan tanpa menghakimi, dan menjaga keseimbangan emosi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis self-compassion sebagai upaya dalam mengatasi body image dissatisfaction pada penari remaja perempuan di Grup Kesenian Warok Turonggo Mudo Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap enam penari remaja perempuan yang mengalami body image dissatisfaction di Grup Kesenian Warok Turonggo Mudo Banjarnegara. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang pengalaman subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-compassion memiliki kontribusi penting dalam membantu penari remaja perempuan menyikapi dan mengatasi body image dissatisfaction. Para subjek memanfaatkan aspek self-kindness dengan bersikap lebih lembut terhadap diri sendiri dan mengurangi kecenderungan menyalahkan diri, common humanity dengan menyadari bahwa ketidakpuasan terhadap tubuh merupakan pengalaman yang wajar dan juga dialami orang lain, serta mindfulness dengan menyadari dan mengelola pikiran serta emosi negatif secara lebih sehat. Temuan ini menunjukkan bahwa self-compassion dapat menjadi strategi psikologis yang efektif dalam membantu penari menghadapi tekanan standar penampilan, mendukung penerimaan diri, dan menjaga keseimbangan emosional dalam lingkungan tari. Kata Kunci : Self Compassion, Body Image Dissatisfaction, Penari Remaja Perempuan</note>
 <note type="statement of responsibility">Putri Ananda D.K</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">26SK5104318.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>104318</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 10:59:06</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 11:05:44</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>