<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104321">
 <titleInfo>
  <title>REGULASI EMOSI PADA MAHASISWI KORBAN LOVE BOMBING DI PURWOKERTO</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Gemilang Fardah Nabila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS DAKWAH UIN SAIZU PRODI BKI</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xvi, 95 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Love bombing merupakan pola perilaku manipulatif dalam hubungan interpersonal yang ditandai dengan pemberian perhatian, perlakuan berlebih di awal hubungan, kemudian diikuti dengan perubahan sikap secara tiba-tiba seperti sikap pengabaian dan hilangnya perhatian. Kondisi ini dapat menimbulkan dampak emosional yang signifikan, terutama pada mahasiswi yang berada dalam fase dewasa awal dan sedang membangun relasi hubungan romantis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan regulasi emosi pada mahasiswa korban love bombing di Purwokerto berdasarkan aspek dan strategi regulasi emosi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Subjek terdiri dari tiga mahasiswi yang pernah mengalami love bombing di Purwokerto. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, menyebar angket, wawancara semi-terstruktur, serta dokumentasi kemudian dianalsis dengan teknik analisis tematik, dan diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa mahasiswi korban love bombing mengalami dinamika emosi berbeda pada setiap fase hubungan. Dari penerapan regulasi emosi melaui aspek situation selection, situation modification, attention deployment, cognitive change, dan response modulation menunjukan kemampuan regulasi emosi dengan baik. Strategi regulasi emosi expressive suppression menahan emosi sementara diikuti dengan strategi cognitive reappraisal melalui penilaian ulang terhadap situasi yang dialami, strategi tersebut mampu mengurangi emosi negatif. Penelitian ini menegaskan kemampuan regulasi emosi yang baik dapat memungkinkan mahasiswi bertahan tidak terlarut dalam perasaan emosional ketika mengalami love bombing.</note>
 <note type="statement of responsibility">Gemilang Fardah Nabila</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">26SK5104321.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>104321</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 11:08:05</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 11:08:43</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>