<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104332">
 <titleInfo>
  <title>INTERPRETASI GENDER NON-BINER DALAM Al-QURAN SURAH AN-NUR AYAT 31 DAN RELEVANSINYA TERHADAP KEADILAN GENDER (Analisis Hermeneutika Gadamer dan Interseksional Yuval-Davis)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Shihab Wicaksono Ardhi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>pascasarjana UIN SAIZU program studi IAT</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xvi, 129 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kajian gender dalam studi Islam sering kali terperangkap dalam dikotomi biner laki-laki dan perempuan yang mengakibatkan pengabaian dan marginalisasi terhadap keberadaan individu dengan identitas gender non-biner. Penelitian ini hadir untuk mengisi kekosongan akademis tersebut dengan menawarkan perspektif baru dalam memahami keberagaman gender non-biner dari sudut pandang Al-Quran. Tujuannya adalah untuk menganalisis bagaimana interpretasi gender non-biner dalam Surah An-Nur ayat 31 perspektif Hermeneutika Gadamer serta relevansinya dalam konteks keadilan gender melalui analisis Interseksional Yuval-Davis. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan Hermeneutika Filosofis Gadamer untuk menafsirkan teks suci dan Teori Interseksional Yuval-Davis untuk menganalisis implikasi sosial-politik terhadap keadilan gender dalam temuan tersebut. Analisis Gadamer berfokus pada proses Peleburan Cakrawala (Fusion of Horizon) antara konteks historis dan pra-pemahaman kontemporer terhadap lafaz ghairu ulil irbah minar rijal dalam Surah An-Nur ayat 31. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui Hermeneutika Gadamer, lafaz ghairu ulil irbah dapat diinterpretasikan secara inklusif dan progresif untuk mencakup pengakuan ontologis terhadap individu non-biner. Interpretasi ini melampaui makna tradisional yang terbatas dan membuka ruang teologis yang sah bagi identitas non-biner dalam bingkai Al-Quran. Secara interseksional, temuan ini sangat relevan dalam konteks keadilan gender karena ia membongkar penindasan berlapis, khususnya diskriminasi berbasis agama yang dihadapi oleh kelompok non-biner. Dengan memberikan legitimasi teologis, penelitian ini berkontribusi signifikan terhadap gerakan Islam progresif dan feminisme Islam, menyediakan landasan untuk menuntut perlindungan hukum dan mendorong tercapainya keadilan gender yang transformatif dan berpihak pada kelompok yang terpinggirkan.</note>
 <note type="statement of responsibility">Shihab Wicaksono Ardhi</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">26SK5104332.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>104332</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 13:21:24</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 13:21:36</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>