<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104361">
 <titleInfo>
  <title>ANAJEMEN PRODUKSI KONTEN MEDIA SOSIAL X @ANIESBUBBLE DALAM MEMBANGUN FAN-BASED BRANDING ANIES BASWEDAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Munawaroh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FAKULTAS DAKWAH DAN SAINTEK UIN SAIZU PRODI KPI</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xii, 102 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mengkaji manajemen produksi konten pada akun media sosial X @aniesbubble dalam membangun fan-based branding Anies Baswedan sebagai tokoh publik. Fenomena @aniesbubble menarik perhatian karena mengadopsi gaya komunikasi fandom K-pop dalam konteks politik, sehingga mampu membangun kedekatan emosional dengan audiens, khususnya generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi konten, wawancara dengan pengelola akun, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun dikelola secara nonformal, akun @aniesbubble menerapkan prinsip manajemen produksi konten yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan secara fleksibel dan adaptif. Konten diproduksi dengan menggabungkan estetika fandom K-pop, narasi emosional, serta simbol budaya populer, sehingga membentuk citra Anies Baswedan sebagai figur yang hangat, dekat, dan relatable. Strategi ini memperkuat fan-based branding melalui keterlibatan emosional dan rasa kebersamaan di antara para pendukungnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen produksi konten berbasis fandom dapat menjadi strategi komunikasi politik digital yang efektif dalam membangun loyalitas dan keterlibatan audiens</note>
 <note type="statement of responsibility">Nurul Munawaroh</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">26SK5104361.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>104361</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 14:42:05</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-23 14:42:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>