<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="104384">
 <titleInfo>
  <title>VERNAKULARISASI DALAM KITAB RAUDATUL 'IRFĀN FI MA'RIFATI AL-QUR'AN (STUDI TERHADAP KISAH ASHABUL KAHFI DALAM SURAH AL-KAHFI)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aang Faozi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Purwokerto</placeTerm>
   <publisher>FUAH UIN SAIZU Prodi IAT</publisher>
   <dateIssued>2026</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent>xx, 91 hal.; 30 cm. + lampiran</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya vernakularisasi sebagai proses adaptasi teks keagamaan ke dalam bahasa dan budaya lokal, khususnya dalam tradisi penafsiran Al-Qur’an di Indonesia yang berkembang melalui penggunaan bahasa daerah dan penyerapannya terhadap kearifan lokal. Vernakularisasi menjadi ciri khas tafsir Nusantara, termasuk karya-karya ulama Sunda seperti Ahmad Sanusi, yang melalui Kitab Rauḍatul ‘Irfān Fi Ma’rifati Al-Qur’an menampilkan integrasi bahasa Sunda dan aksara Arab Pegon dalam upaya memudahkan masyarakat memahami ajaran Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap latar historis penulisan kitab tersebut serta menganalisis bentuk-bentuk vernakularisasi dalam terjemahan kisah Ashabul Kahfi pada Surah Al-Kahfi ayat 9–26 pada kitab Kitab Rauḍatul ‘Irfān. Penelitian ini termasuk pada kajian kepustakaan dengan menggunakan metode deskriptif-analisis. Penelitian menelaah konteks sosial-politik kehidupan Ahmad Sanusi pada masa kolonial Hindia Belanda dan menganalisis unsur bahasa yang termuat dalam naskah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penulisan Rauḍatul ‘Irfān berlangsung pada masa tekanan politik akibat pengawasan ketat pemerintah kolonial Hindia Belanda terhadap gerakan keagamaan, di mana Ahmad Sanusi pernah dipenjara selama tujuh tahun karena aktivitas intelektual dan keterlibatannya dalam organisasi Serikat Islam. Kitab ini ditulis setelah ia kembali dari pengasingan, menjadi wujud perlawanan kultural sekaligus upaya menyediakan akses tafsir berbahasa Sunda bagi masyarakat. Analisis terhadap terjemahan kisah Ashabul Kahfi menunjukkan adanya tiga bentuk vernakularisasi utama, yaitu: (1) penyerapan kosakata Arab yang dipertahankan untuk menjaga makna teologis, seperti iman, ibadah, rizki, halal, kufur, dan zalim; (2) penggunaan undak-usuk basa Sunda yang mencerminkan relasi sosial dan adab, seperti aing, kaula, maneh, dan maneh kabeh, serta (3) pemakaian istilah lokal seperti jalma arenom, panon poe, sasar, dan palataranana goha sebagai upaya mengontekstualkan kisah Al-Qur’an agar dekat dengan pengalaman budaya Sunda. Temuan ini menegaskan bahwa Kitab Rauḍatul ‘Irfān bukan hanya karya tafsir, tetapi juga media dialektika antara teks suci dan budaya lokal yang menggambarkan kemampuan ulama Nusantara dalam mengharmonikan keragaman ajaran Islam dengan realitas sosial masyarakatnya.</note>
 <note type="statement of responsibility">Aang Faozi</note>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>UPT PERPUSTAKAAN UIN SAIZU Jl. A. Yani 40A Purwokerto 53126</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">26SK5104384.1</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto (Lt. 3 Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>104384</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 08:33:02</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 08:33:39</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>